Lahir di Jepang, sekolahnya di MTsN 1 Pati

JurnalGuru.id-Naoya Akbar Rifandika, seorang warga negara Jepang mengikuti Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kelas non asrama di MTsN 1 Pati, Jawa Tengah.

Naoya Akbar Rifandika bersama 349 calon peserta didik baru lainnya mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA), pada Minggu, 24 Maret 2024. Tes dilaksanakan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT), berlangsung di laboratorium komputer MTsN 1 Pati.

Kepala MTsN 1 Pati, Ali Musyafak, mengapresiasi sekaligus bersyukur animo masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di madrasah begitu tinggi termasuk siswa dari negara Jepang.

Jangan Lewatkan
1 of 96

“Hal ini menunjukkan bahwa saat ini madrasah tidak bisa lagi dipandang sebelah mata, karena sudah bisa menyandingi bahkan melebihi se-tingkat sekolah lainnya,” ungkap Syafak, Senin (25/3/2024) seperti dilansir laman kemenag.go.id.

Tidak hanya masyarakat lokal, Syafak mengatakan, pesona MTsN 1 Pati mampu memikat masyarakat hingga lintas provinsi. Bahkan, ada hal menarik di PPDB tahun pelajaran 2024/2025 ini, yakni terdapat salah satu peserta tes yang lahir di Negeri Sakura, Jepang.
“Luar biasa, jauh-jauh lahir di Jepang, sekolahnya di MTsN 1 Pati,” ujar Syafak.

Ia menambahkah selain ilmu pengetahuan tentunya, yang paling penting dan utama di madrasah, khususnya di MTsN 1 Pati adalah pembentukan karakter anak sehingga memiliki akhlakul karimah, dan akhirnya bisa mengantarkan anak didiknya menjadi putra-putri yang soleh-soleha.

“Itu yang kami lakukan selama ini dan bisa jadi hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat,” tandasnya.

Syafak menyebutkan, sebelumnya pihaknya menerima 137 peserta didik baru kelas asrama dan telah dilakukan sosialisasi pendidikan bersama wali siswa dan komite madrasah.

Baca Juga  Hanya 3.241 dari 13.372 Mahasiswa Lanjutkan Interview Beasiswa Indonesia Bangkit

“Selamat kepada anak-anak yang diterima di Kelas Asrama dan yang hari ini mengikuti TPA Kelas Non-Asrama. Terima kasih atas kepercayaannya terhadap MTsN 1 Pati, semoga madrasah kami bisa semakin dicintai dan mbarokahi untuk semuanya. Hasil TPA Kelas Non-Asrama akan diumumkan pada 27 Maret 2024,” pungkasnya.

Waka Kesiswaan MTsN 1 Pati, Ahmad Zaenal Arifin menambahkan pelaksanaan TPA berbasis CBT ini dibagi ke dalam tiga sesi dan tiga lab. Masing-masing sesi dan lab, ada kisaran 35 sampai 38 peserta.
“Walaupun tes kami laksanakan di bulan ramadan, akan tapi tidak mengurangi semangat mereka agar dapat mengenyam pendidikan di MTsN 1 Pati,” ujarnya (*).

Sumber: Kemenag

Comments
Loading...