Seorang Guru SD Meninggal Setelah Terjatuh dari Jembatan

Gagal mengendalikan motor yang dikendarai saat melintasi jembatan dan jauh ke jurang

JurnalGuru.Id – Seorang guru sekolah dasar atau SD meninggal dalam kecelakaan tunggal pada subuh hari Senin 12 Februari 2024.

Laporan yang dirangkum dari Pos Kupang dan Kompas.Com menyebutkan bahwa awalnya info ini muncul melalui berita viral di media sosial instagram yang diunggah oleh akun @seputarbaliterkini.

Akun ini mengabarkan seorang guru SD yang berusia beia terjatuh bersama sepeda motor yang dikendarinya ke dalam jurang.

Jangan Lewatkan
1 of 526

Nama dan identitas korban yang jatuh ke jurang di wilayah Tukad Cangkir, Gianyar, pada hari Senin, 12 Februari 2024 subuh itu terungkap dari plat nomor kendaraan yang dikendarainya.

Ternyata korban bernama I Made Karmawan. Karmawan baru berusia 25 tahun dan berstatus guru SD Penatahan, Susut, Kecamatan Penebel, Kabupaten Bangli.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta mengatakan bahwa korban ditemukan di sungai yang diperkirakan sejauh 20 meter dari dugaan lokasi jatuh.

Saat ditemukan, tidak ada sama sekali tanda pengenal yang menunjukkan identitas korban.

Korban mulanya hanya diduga berasal dari daerah Bangli berdasarkan sepeda motor Yamaha NMax dengan nopol DK 3743 PY. Nopol inilah yang kemudian menggugah personel kepolisian dari Bangli mendatangi TKP.

“Ada Bhabinkamtibmas Bebalang yang datang ke lokasi, bisa mengenali korban dari pengecekan kendaraan,” jelas Dibya.

Maka dari itu pula, jenazah korban setelah diangkat ke atas jembatan langsung dievakuasi menggunakan ambulans PMI Kabupaten Gianyar ke RSUD Bangli.

Baca Juga  Guru Juga Harus Ikuti Perkembangan Zaman dalam Bersikap dan Mengajar

Kompas.Com melaporkan bahwa menurut Kasi Humas Polres Gianyar Iptu I Nyoman Tantra, lokasi kecelakaan di jembatan sungai Tukad Cangkir di Jalan Astina Timur, Kelurahan Samplangan, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Senin (12/1/2024), dini hari.

“Korban baru ditemukan sekira pukul 08.30 Wita dalam keadaan sudah meninggal dunia,” kata Tantra.

Saat melintas di jembatan tersebut, korban tidak bisa mengendalikan sepeda motor yang dikendarainya sehingga terjatuh ke jurang kurang lebih sedalam 20 meter.

Melihat kejadian ini, warga yang melintas di lokasi kemudian melapor ke aparat kepolisian setempat. Selanjutnya, personel Polsek Gianyar yang dipimpin oleh Kapolsek Gianyar Kompol I Gede Sudyatmaja bersama petugas BPBD Gianyar mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban.

Korban berasal dari Desa Bebalang, Kabupaten Bangli, yang berprofesi sebagai guru kontrak di sekolah dasar.

Sumber: Pos Kupang/Kompas.Com

Comments
Loading...