Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta KKN di KBRI Riyadh

Mahasiswa KKN di Riyadh mendapatkan lingkungan multikultural dengan atmosfer bahasa Inggris dan bahasa Arab yang baik.

JurnalGuru.Id – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Kerajaan Arab Saudi menerima manfaat kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Salah satunya lewat program pengabdian masyarakat atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Sebanyak 15 mahasiswa UMY yang akan melaksanakan KKN Internasional pada 5 Januari hingga 24 Februari 2024 ini disambut secara langsung oleh Duta Besar LBBP RI untuk Kerajaan Arab Saudi Dr Abdul Aziz Ahmad.

Jangan Lewatkan
1 of 540

Dubes Abdul Aziz Ahmad menyampaikan apresiasi terhadap program KKN Internasional dari UMY di Arab Saudi.

“Selamat datang para mahasiswa yang akan melaksanakan program KKN Internasional di Arab Saudi. Melalui program ini, perlu peningkatan kerja sama antara sekolah Indonesia di Arab Saudi dengan sekolah di dalam negeri,” ujar Dubes Abdul Aziz di kantor KBRI Riyadh, pada Selasa (09/01/24).

Turut mendapingi Dubes Abdul Aziz pada penyambutan ini, Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya, Meugah Suriyan, dan Wakil Kepala Sekolah Indonesia Riyadh, Cherry Renaldi.

Delegasi UMY diwakili oleh pengurus Badan Pembina Harian (BPH) UMY, Ikhwan Ahada; Kepala Divisi Pengabdian Masyarakat Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UMY, Aris Slamet Widodo, serta Kepala Divisi Pengabdian Dosen LPM UMY, Novi Caroko.

Atdikbud Badrus Sholeh menyambut baik program ini. Ia mengatakan program ini sebagai wahana literasi serta jembatan komunikasi siswa dan guru Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) Arab Saudi dengan sekolah terkait di Indonesia serta civitas akademika UMY.

“Kami mendorong agar mahasiswa terlibat dalam penguatan kompetensi siswa agar bisa sejajar dengan siswa nasional di Indonesia dan internasional di Timur Tengah,” tuturnya.

Atdikbud melihat, potensi siswa SILN Arab Saudi sangat besar karena memiliki kemampuan bahasa Inggris dan bahasa Arab yang baik.

Baca Juga  Kemenag Kaji Ulang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah

“Terbiasa pada lingkungan multikultural dan internasional, diharapkan mereka (siswa SILN) bisa melanjutkan pada perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan luar negeri,” ucap Atdikbud Badrus Sholeh.

Salah satu delegasi dari UMY, Ikhwan Ahada menyampaikan salah satu program KKN Internasional di Arab Saudi adalah menginisiasi majalah dinding virtual kerja sama Atdikbud dengan UMY.

“Ini menjadi langkah konkrit untuk membuka jendela informasi budaya sekaligus meningkatkan jumlah nasionalisme dan peningkatan kreativitas mahasiswa,” ujarnya.

Aris menyampaikan, nantinya 15 mahasiswa ini akan melaksanakan KKN di tiga SILN yaitu lima mahasiswa di Sekolah Indonesia Makkah, enam mahasiswwa di Sekolah Indonesia Jeddah, dan empat mahasiswa di Sekolah Indonesia Riyadh.

Sumber: KemendikbudRistek.

Comments
Loading...