Ini Sosok Guru Madrasah dari Pati Peraih Prestasi Dunia

Faiz Affan, sisihkan ribuan seniman lintas negara

JurnalGuru.Id – Ini prestasi guru madrasah yang layak menjadi rujukan. Faiz Affan, guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pati, Jawa Tengah, meraih prestasi internasional. Faiz, panggilan akrabnya, menjadi Best Digital Artwork Awards 1 pada International Art Contest (IAC) Season 12.

IAC diselenggarakan secara online oleh INNOVIZE Global Events & Talent Search, India. Untuk meraih prestasi ini, Faiz harus bersaing dengan ribuan karya seniman lintas negara.
Dikutip dari laman kemenag.go.id, karya seni Faiz berupa lukisan bertajuk “Diversity”, menggambarkan perpaduan beragam elemen dan objek.

“Di IAC ini ada ribuan karya yang dikirimkan oleh seniman-seniman dari berbagai negara, diseleksi oleh juri profesional kemudian masing-masing kategori diambil dua pemenang. Alhamdulillah lukisan saya dinilai memenuhi kriteria oleh mereka (juri),” terang Faiz saat ditemui di Pati, Selasa (7/11/2023).

Jangan Lewatkan
1 of 631

Dikatakan Faiz, kompetisi seni bertaraf internasional membutuhkan waktu berbulan-bulan hingga hasilnya diumumkan. “Saya submit karya itu pada bulan Agustus lalu dan baru diumumkan hari Minggu kemarin di bulan November,” jelas Faiz.

IAC merupakan sebuah ajang kompetisi tingkat global bagi semua jenis seniman dan segala bentuk seni. Ajang ini diorganisasi oleh sebuah firma yang didirikan di India, dengan tujuan untuk menemukan seniman andal, memberikan motivasi dan penghargaan untuk para seniman.

Tak ada kata sulit Jika ada kemauan
Kepala MTsN 1 Pati Ali Musyafak mengapresiasi prestasi gemilang salah satu guru di madrasahnya. Apalagi, Faiz sebelumnya juga mendapat penghargaan dari Menteri Agama sebagai satu-satunya guru MTsN se-Jawa Tengah yang menjadi agen perubahan. “Kini disusul oleh prestasi di tingkat internasional. Luar biasa,” imbuh Syafak, panggilan akrabnya.

Syafak menekankan bahwa tidak ada kata sulit jika ada kemauan untuk berubah. “Minimal berubah dengan gerak sebisanya, yang penting jangan berhenti. Boleh istirahat sejenak, tapi jangan terlena dengan zona aman. Insya Allah kalau kita mau melakukan falsafah gerak pasti akan ada perubahan yang luar biasa,” tegasnya.

Baca Juga  Yuk Daftar, Beasiswa MOSMA Dibuka 15 Juni, Kuliah Satu Semester di Luar Negeri

Syafak pun mengajak kepada warga madrasah agar bisa mengikuti jejak Faiz dalam menciptakan sebuah perubahan luar biasa. “Mari kita amati dan ikuti apa yang telah dilakukan Pak Faiz, sehingga kita akan menjadi golongan orang yang sebaik-baik manusia yaitu manusia yang bermanfaat bagi orang lain, dan golongan orang-orang yang beruntung, yaitu hari ini lebih baik daripada hari kemarin,” ajaknya. (*)
Sumber:Kemenag.go.id

Comments
Loading...