Ini Dia Sekolah Gaul Anti-Kekerasan Dengan Target Mencegah Tawuran

Layanan Pandu Puspa Berfokus menangani kasus perempuan dan anak-anak di bawah umur

JurnalGuru.Id – Bekerja sama dengan dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pembangunan Nasional, Peradi, Yayasan Indo Ramah Anak dan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Tengah Wilayah IV, Polres Grobogan, menggelar kegiatan sosialisasi sekaligus launching Sekolah Gaul Anti-Kekerasan.

Acara ini mengusung tema “Sosialisasi Mencegah Kenakalan dan Kriminalitas Remaja dengan Memahami Nilai Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari”. Avara berlangsung di SMK Pembangunan Nasional Purwodadi, Kamis (19/10/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Grobogan Ipda Yusuf Al Hakim mengatakan, para pelajar semestinya tidak melakukan tindakan yang memecah persaudaraan. Salah satunya tawuran.

Jangan Lewatkan
1 of 573

Menurut Ipda Yusuf, tawuran adalah tindakan kenakalan remaja yang melanggar hukum. Selain itu, kenakalan remaja juga sikap yang tidak mengamalkan sila-sila dalam Pancasila.

“Kenakalan remaja yang melanggar hukum tentu akan diproses dan bagaimana kalau masih di bawah umur? Penindakannya melalui unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak),” kata Ipda Yusuf.

Unit PPA Sat Reskrim Polres Grobogan saat ini membuka layanan Pandu Puspa yang fokusnya menangani kasus perempuan dan anak-anak di bawah umur.

Para pelajar juga diminta agar memahami bagaimana orang tua yang sudah bersusah payah untuk menyekolahkan mereka sampai saat ini.

“Lakukan tugas kalian untuk belajar dan patuh kepada orang tua karena doa orang tualah yang membawa kalian seperti kondisi sampai sekarang ini. Jangan pernah sakiti mereka,” ujar Ipda Yusuf.

Ketua Peradi Grobogan Yunita menerangkan, setiap hal yang terjadi tidak perlu menggunakan emosi atau cara kekerasan.

“Jangan pakai emosi atau kekerasan. Semua bisa dibicarakan secara adem. Hindari kekerasan karena kekerasan itu melanggar hukum. Jika tidak mau terkena sanksi, jauhi kekerasan,” terang Yunita.

Baca Juga  Yuk, Kunjungi CREATE Moments: Pameran Seni Siswa Nasional untuk Toleransi, Anti Kekerasan, dan Keberagaman, Catat Jadwal dan Lokasinya

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SMK Pembangunan Nasional Purwodadi, Wudakir, menyampaikan apresiasi serta terima kasihnya atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Pemaparan yang disampaikan oleh para narasumber ini, diharapkan membawa manfaat untuk para siswa.

“Semoga ke depan siswa SMK Pembangunan Nasional semakin baik, semakin memahami bahwa kenakalan remaja tidak baik dan melanggar hukum Ke depan, siswa SMK Pembangunan Nasional siap melakukan berbagai kegiatan yang positif untuk mendorong mereka mencapai cita-cita,” pungkas Wudakir.

Sumber: HumasPolri

Comments
Loading...