Dua Mahasiswi Binus Internasional Ciptakan Pakaian Fashionable dari Kain Sisa

University Upcycling Design Challenge Award yang diikuti oleh berbagai tim mahasiswa.

Kreativitas dalam industri fashion tidak pernah berhenti berkembang. Saat ini, tren pakaian daur ulang semakin populer dan menjadi perhatian banyak orang

JurnalGuru.Id — Kreativitas dalam industri fashion tidak pernah berhenti berkembang. Saat ini, tren pakaian daur ulang semakin populer dan menjadi perhatian banyak orang.

Kain sisa yang sebelumnya dianggap sebagai sampah kini diolah menjadi bahan pakaian yang bernilai estetik dan memiliki nilai jual.

Belakangan ini, diadakan sebuah ajang kompetisi desain bernama University Upcycling Design Challenge Award yang diikuti oleh berbagai tim mahasiswa dari program studi Fashion Design di beberapa universitas ternama di Indonesia.

Jangan Lewatkan
1 of 150

Salah satu tim dari Binus International berhasil menjadi pemenang juara pertama dalam ajang tersebut.

Kompetisi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang limbah tekstil dan mendukung upaya menjaga lingkungan dengan mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan dalam proses pembuatan pakaian.

Seluruh tim peserta diberikan sisa kain bekas dan PVD (deadstock) yang harus diolah menjadi pakaian jadi dengan tema “Sustainability: Change by Design”.

Stephanie Widjaja dan Yoshella Febesilalahi, wakil tim mahasiswa BINUS International, berhasil menciptakan pakaian olahraga yang terbuat dari bahan kain sisa dengan warna-warna cerah namun tetap terlihat fashionable dan fungsional.

Konsep desain Zip Zap yang mereka terapkan membawa kesan segar, positif, energetik, dan fleksibel untuk kaum muda.

Karya para pemenang dalam ajang tersebut diberi kesempatan untuk ditampilkan dalam pameran dan pelelangan busana yang diadakan di Dialogue, Jakarta Selatan, pada 18 Maret lalu. Hasil penjualan dari pelelangan tersebut didonasikan kepada penggalangan dana untuk pelestarian lingkungan.

Farina Shabun, selaku Head of Sustainability PT Hollit International yang juga menjadi salah satu penyelenggara ajang tersebut, sangat kagum dengan desain yang kreatif, indah, dan smart dari mahasiswa BINUS University. Dia berharap, setelah lulus, para mahasiswa bisa menerapkan ilmu ini untuk mendorong proses desain yang eco-friendly dan mengurangi polusi di lingkungan kita.

Dengan ide yang kreatif dan inovatif, Stephanie Widjaja dan Yoshella Febesilalahi telah membuktikan bahwa pakaian daur ulang bisa menjadi alternatif yang menarik dan fashionable bagi pecinta fashion. Semoga semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi limbah tekstil dengan cara memanfaatkan kain sisa yang ada.

sumber Hai Online

Tautan

https://hai.grid.id/read/073751781/mahasiswi-binus-sabet-juara-1-di-ajang-upcycling-design-challenge-award

Comments
Loading...