Jumat Curhat Menjadi Ajang Aparat Kepolisian untuk Menampung Masukan dari Siswa dan Siswi Sekolah

Balapan liar dan knalpot bising jadi keluhan utama.

Aparat kepolisian berterima kasih kepada insan sekolah terutama siswa siswi yang memberikan masukan kepada Polres melalui wadah Jumat Curhat.

JurnalGuru.Id – Aparat kepolisian mencoba untuk selalu mendekatkan diri dengan masyarakat, termasuk insan pendidikan.

Kapolres Mukomuko AKBP Nuswando pun menenyempatkan untuk menerima curhatan siswa siswi organisasi sekolah lewat acara Jumat Curhat.

Kali ini, acara Jumat Curhat digelar di Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

Jangan Lewatkan
1 of 8

Aparat Polres mengumpulkan siswa siswi organisasi sekolah terutama dari Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR) dan anggota Pramuka.

AKBP Nuswandomenjelaskan tujuan Jumat Curhat ini sebagai bentuk tali silaturahmi aparat kepolisan dengan masyarakat termasuk insan pendidikan sekaligus mendengar dan menerima keluhan.

“Silakan adik-adik siswasiswi yang saya banggakan untuk menyampaikan apa pun keluhan yang ada. Baik masalah sekitar masyarakat, organisasi, atau lainnya. Mari kita bersama-sama mencarikan solusi,” kata Nuswanto.

Salah satu siswa anggota PIKR bernama Riski menyampaikan keluhan berupa gangguan dari penggunaan knalpot yang bising. Riski pun berharap Polres bisa menangani keluhan terhadap pemakai motor dengan knalpot yang bising.

Kapolres Mukomuko langsung memberikan pejelasan. “Knalpot racing yang bikin bising mungkin jadi favorit bagi remaja atau yang suka motor. Jelas, knalpot seperti ini mengganggu orang lain. Terima kasih dan kita akan melakukan penertiban,” kata Kapolres.

Kapolres pun meminta anak buahnya untuk menjadwalkan keigatan razia penerbitan knalpot.

“Kita juga gelar kegiatan preventif dengan mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas sejak kecil. Program polisi sahabat anak merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk menanamkan kepatuhan hukum sejak kecil,” ujar Kapolres.

Baca Juga  Inilah Kata-kata Motivasi untuk Tingkatkan Semangat Belajar di Sekolah

Seorang siswi dari organisasi Palang Merah Remaja (PMR) bernama Lova menanyakan penanganan terhadap balapan liar yang marak pada saat sahur Ramadhan.

Nuswanto pun mengakui balap liar sering dilakukan oleh remaja menjadi keluhan masyarakat. Ia mengatakan polisi sudah sering melakukan patroli.

Ketika polisi berpatroli, pelaku balap liar kabur. Tapi setelah anggota pergi, mereka datang lagi untuk balapan.

Kapolres berjanji untuk memberlakukan tindakan yang lebih tegas dengan sanksi yang terukur.

Terakhir siswa anggota Pramuka Siaga meminta Polres ikut menghidupkan Pramuka Siaga Caka Bhayangkara.

Pada saat itu pula, Kapolres langsung memerintahkan Polsek Mukomuko melalui Bhabinkamtibmas untuk bisa menghidupkan lagi Caka Bhayangkara. Ia akan mengecek beberapa hari kemudian apakah Caka Bhayangkara sudah aktif kembali.

Kapolres Mukomuko mengucapkan terima kasih kepada siswa dan siswi organisasi sekolah atas semua masukan untuk peningkatan kehidupan masyarakat bersama aparat kepolisian.

Siswa dan siswi organisasi sekolah berterima kasih karena suara mereka langsung direspons secara baik melalui Jumat Curhat. ***

Comments
Loading...