Yuk, Siap-siap Melihat Komet C/2022 E3 (ZTF)

Komet C/2022 E3 (ZTF) diperkirakan akan melintas dekat Bumi pada 2 Februari 2023

JurnalGuru.id — Yuk, siap-siap melihat Komet C/2022 E3 (ZTF) pada awal Februari 2023 nanti! Komet ini hanya melintas sekali seumur hidup, loh.

Akun Instagram @kemdikbud.ri menulis, Komet C/2022 E3 (ZTF) diperkirakan akan melintas dekat Bumi pada 2 Februari 2023 pukul 00.32 WIB/01.32 WITA/02.32 WIT dengan jarak 42.472.000 km dari Bumi.

Nama ZTF sendiri merupakan singkatan dari Zwicky Transient Facility, sebuah fasilitas pengamatan astronomis di Observatorium Palomar, California, Amerika Serikat.

Jangan Lewatkan
1 of 540

Komet ini sudah dapat disaksikan di seluruh Indonesia sejak 1 Februari pukul 18.30 hingga 2 Februari pukul 02.30 waktu setempat, dari arah utara dekat konstelasi Camelopardalis.

Komet ini hanya melintas sekali seumur hidup karena bentuk orbitnya yang hiperbola. Artinya, terdapat dua titik lenyap yang letaknya berada pada jarak tak terhingga.

Untuk dapat mengamati Komet C/2022 E3 (ZTF), carilah tempat yang bebas dari polusi cahaya, medan dengan pandangan bebas, dan kondisi cuaca yang cerah.

Pengertian komet

Wikipedia menulis, Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan garis edar berbentuk elips/lonjong, parabolis, atau hiperbolis.

Istilah “komet” berasal dari bahasa Yunani, kometes (κομήτης) yang berarti “rambut panjang”.

Istilah lainnya adalah bintang berekor yang tidak tepat karena komet sama sekali bukan bintang. Orang Jawa menyebutnya sebagai lintang kemukus karena memiliki ekor mirip ‘kukus’ atau berdebu. Di samping itu, ekornya juga mirip buah kemukus yang dikeringkan.

Komet terbentuk dari es dan debu. Komet terdiri dari kumpulan debu dan gas yang membeku pada saat berada jauh dari Matahari.

Ketika mendekati Matahari, sebagian bahan penyusun komet menguap membentuk kepala gas dan ekor. Komet juga mengelilingi Matahari, sehingga termasuk dalam sistem tata surya.

Komet merupakan gas pijar dengan garis edar yang berbeda-beda. Panjang “ekor” komet dapat mencapai jutaan km.

Beberapa komet menempuh jarak lebih jauh di luar angkasa daripada planet. Beberapa komet membutuhkan ribuan tahun untuk menyelesaikan satu kali mengorbit Matahari.

Komet dapat dilihat ketika masih jauh dari matahari, bagian yang pertama kali dilihat adalah inti komet. Komet merupakan benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku.

Komet sering juga disebut dengan bintang berekor. Komet memiliki orbit atau lintasan yang berbentuk elips, lebih lonjong dan panjang daripada orbit planet.

Komet merupakan benda angkasa seperti lapisan batu yang terlihat mempunyai cahaya dikarenakan adanya gesekan-gesekan atom-atom di udara.

Contoh komet yang sudah diketahui :
a. Komet Encke, muncul setiap 3 tahun
b. Komet Halley, muncul setiap 76 tahun
c. Komet Ikeya-Seki, muncul pada tahun 1965
d. Komet Kohoutek, muncul pada tahun 1973
e. Komet West, muncul pada tahun 1976
f. Komet Howard-Koomen-Michel, muncul tahun 1979
g. Komet Shoemaker-Levy, muncul pada tahun 1993
h. Komet Lulin ditemukan pada 11 Juli 2007.
i. Komet Hartley Komet ini tampak setiap 6 tahun sekali.
j. Komet Kopff namanya berasal dari nama penemunya yaitu August Kopff. Diperkirakan tampak setiap 6 tahun sekali.
k. Komet Swan
l. Komet Bode ditemukan oleh Johann Elert Bode.
m. Komet Holmes ditemukan oleh Edwin Holmes.

Comments
Loading...