Apresiasi Ditjen GTK Kemdikbudristek kepada Guru Belum Merata?

Kemendikbudristek mendapat sorotan sejumlah guru atas penghargaan yang diberikan kepada pendidik dan tenaga kependidikan

JurnalGuru.id — Panitia Ditjen GTK Kemendikbudristek mendapat sorotan sejumlah guru atas penghargaan yang diberikan kepada pendidik dan tenaga kependidikan yang telah memberikan layanan pendidikan yang baik bagi para murid serta memiliki semangat belajar, berkarya, dan berbagi sesuai dengan misi Merdeka Belajar.

Sorotan kepada Ditjen GTK Kemendikbudristek tersebut tertulis pada komentar Instagram @ditjen.gtk.kemdikbud yang berjudul Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2022.

Sebagian para pendidik menilai, apresiasi yang diberikan Ditjen GTK Kemendikbudristek kepada guru belum merata, selain mekanisme perekrutan masih jauh panggang dari api.

Seperti disampaikan seorang guru dengan akun Instagram @celvi_rahma menulis, “Apresiasi yg di berikan kepada guru belum merata walau sekedar honor yang layak, guru inspiratif bukan hanya tersebar di sekolah negri saja tapi guru honorer di swasta tentu mempunyai hak yg sama sebagai guru.

Guru di sekolah negeri sudah sejahtera, semoga ke depan perhatian terfokus pada guru honor di sekolah swasta yg pengabdian nya juga tidak kalah luar biasa apalagi dengan gaji yg jauh di bawah guru sekolah negri.”

Lalu pemilik akun Instagram @sigurupelosok menulis, “Mekanisme perekrutan masih jauh panggang dari api.

Teori dan paraktik masih jauh dari realita yang ada. Bagi yang tidak mampu mendeskripsikan aksi dan praktik baik ke dalam bentuk tulisan dianggap tidak inspiratif.

Saran untuk ke depan, sebelum di umumkan calon pemenang atau kandidat penerima apresiasi guru, tim penyelenggara harus turun ke lokasi dan saksikan secara langsung aksi nyata yang di tampilkan.
Tidak sekedar menilai dari editan video dan keterampilan menulis, toh yang di nilai praktik atau aksi nyata.”

Akun Instagram @sukmawijaya8585 menulis, “Mohon ijin min, bagi yang ikut berpartisipasi dan tidak masuk nominasi berikan piagam atau apalah gitu sebagai kenang-kenangan 😂”

Akun @nurfauziah1111_milarosita menulis, “Ada dokumen pengumumannya gak min, mau liat persyaratan2nya secara jelas?”

Akun @kdwiprayudi menulis, “Apresiasi ap .. wong masih byk guru honor ma tendik yg menunggu nasib nya telatung latung.. masa kerja mereka ga terlihat dg ad nya PPPK.. kalah dg org baru dan org berserdik.. miris.. pengabdian ga di lihat.. bagaimana perjuangan mereka mengabdi dg masa kerja yg luar biasa..”

Akun @asriratnasarii menulis, “Mohon ada perhatian untuk yg masuk 30 besar, ya sekadar sertifikat atau pelatihan gpp”

Akun @kurniasihwida menulis, “Banyak Program HEBAT.. Namun guru2 banyak yang berpenghasilah 500-600 rb pee bulan. Mirisnyaa mereka banyak berusia 45 tahun ke atas , entah kapan akan menjadi PPPK dengan formasi yang sedikit tersalip dengan yg beerseedik”

Akun @dianheriyani70 menulis, “Bismillah semangat kita bp ibu yg HEBAT terus bergerak untuk wujudkan Profil Pelajar Pancasila bersama Ditjen.gtk.kemdikbud Gold Indonesia Damai Sejahtera bersyukur atas nikmat Nya ❤️”

Akun @sriyamini14 menulis, “Biasa yg jadi guru inspiratif / telanda hanya orang2 yg terdekat. Bukan berdasarkan prestasi !!!🙈🙈🙈”

Kemendikbud: Apresiasi GTK Bentuk Penghargaan atas Prestasi Guru

Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) 2022 merupakan bentuk penghargaan dari pemerintah atas prestasi guru dan tenaga pendidik, kata Koordinator Pokja Regulasi, Transformasi Tata Kelola dan Asesmen SDM Guru Dikmen Diksus Kemendikbudristek Renny Yunus.

“Kami ingin memberikan motivasi dan semangat sehingga dapat lebih meningkatkan prestasi, kinerja, dan nantinya bapak/ibu pastinya akan bisa mengembangkan inovasi-inovasi (karya) video yang akan dikirimkan kepada kami,” kata Renny dalam Coaching Clinic yang diikuti secara virtual di Jakarta, Rabu.

Sebagai informasi, seperti dikutip Antaranewscom, Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) telah membuka pendaftaran Apresiasi GTK sejak 19 September dan akan ditutup pada 22 Oktober mendatang. Apresiasi tersebut digelar dalam rangka merayakan Hari Guru Nasional.

Apresiasi GTK 2022 terbuka untuk diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan. Peserta dapat mengirimkan karya inovatif ke Platform Merdeka Mengajar berupa video pendek yang berisi praktik baik pembelajaran berdiferensiasi serta naskah terkait video inspiratif dengan minimal 1.500 kata dan maksimal 2.000 kata.

Periode pendaftaran masih dibuka melalui laman gtk.kemdikbud.go.id/apresiasigtk. Menurut Kemendikbudristek, guru inspiratif yang terpilih akan diundang pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2022 yang diadakan 26 November 2022.

Renny mengatakan pihaknya akan memilih dan menetapkan guru SMA, SMK, dan SLB inspiratif yang telah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi yang menginspirasi guru atau insan pendidikan lainnya. Sementara guru dan tenaga kependidikan di jenjang lainnya akan ditetapkan melalui masing-masing Direktorat.

Menurut Renny, hingga saat ini telah banyak peserta yang mendaftar namun sayangnya masih banyak pula yang belum mengirimkan karyanya melalui laman yang telah ditentukan.

“Sampai hari ini yang sudah mendaftar cukup banyak tetapi belum memasukkan videonya, masih kurang di bawah 100 orang,” kata Renny.

Senada, Subkoordinator Pokja Regulasi, Transformasi Tata Kelola dan Asesmen SDM Guru Pendidikan Khusus Mora Baringin menambahkan masih banyak peserta yang belum melengkapi persyaratan berkas sementara di sisi lain periode waktu penutupan pendaftaran semakin dekat.

“Kami ingin mendorong kepada bapak/ibu untuk segera melengkapi berkas dengan baik melalui praktik baik yang dilakukan bapak/ibu dalam pembelajaran berdiferensiasi,” katanya.

Jangan Lewatkan
1 of 540
Baca Juga  BKN Terbitkan Jadwal Terbaru Setelah Pengumuman Seleksi PPPK Guru 2022, Usulan NIP Dimulai April
Comments
Loading...