Porsi Mata Pelajaran Keterampilan untuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Paling Besar, Kenapa? Ini Alasannya

Sebab proyeksi pendidikannya adalah kemandirian

mata pelajaran keterampilan tersebut didasarkan pada SK3PD (standar kompetensi kerja khusus bagi penyandang disabilitas)

JurnalGuru.id — Mata pelajaran keterampilan untuk peserta didik berkebutuhan khusus memiliki porsi yang paling besar dibandingkan mata pelajaran lainnya pada Kurikulum Merdeka.

Mengapa? Sebab proyeksi pendidikannya adalah kemandirian, sehingga peserta didik berkebutuhan khusus ini disiapkan untuk menjadi lulusan siap kerja dan mampu berwirausaha.

Melalui akun instagram @ditjen.gtk.kemdikbud, capaian pembelajaran (CP) mata pelajaran keterampilan tersebut didasarkan pada SK3PD (standar kompetensi kerja khusus bagi penyandang disabilitas) yang setara dengan SKKNI.

Berbeda dengan kurikulum sebelumnya yang dapat memilih minimal 2 jenis keterampilan, pemilihan 1 jenis keterampilan di kelas VIII dimaksudkan agar peserta didik lebih fokus mendalami 1 keterampilan secara utuh sehingga menjadi lulusan yang siap kerja.

Sedangkan saat di kelas VII, peserta didik masih dapat memilih minimal 2 jenis keterampilan dari 20 jenis keterampilan yang ada.

 

(Sumber : akun instagram @ditjen.gtk.kemdikbud) 
Jangan Lewatkan
1 of 540
Baca Juga  Tips yang Wajib Dimiliki Guru untuk Aktifkan Murid di Kelas
Comments
Loading...