Mas Menteri Berharap 600.000 Guru Honorer Jadi ASN Tahun 2023

Formasi Pemda Menentukan Jumlah Guru PPPK

Semakin banyak Pemda mendukung upaya peningkatan kesejahteraan guru honorer melalui mekanisme seleksi menjadi ASN jenis PPPK.

MENTERI Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim berharap semua guru honorer dapat segera menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK pada tahun 2023.

Mas Menteri Nadiem juga menyebut banyak Pemda mendukung upaya peningkatan kesejahteraan guru honorer melalui mekanisme seleksi menjadi ASN jenis PPPK.

“Tahun lalu sudah ada sekitar 300.000 guru honorer menjadi PPPK. Tahun ini Alhamdulillah semakin banyak Pemda yang bersemangat mendukung, sehingga kita (Kemendikbudristek) dapatkan formasi sekitar 319.000,” kata Nadiem.

Jangan Lewatkan
1 of 540

“Dengan demikian, mudah-mudahan tahun depan sudah ada sekitar 600.000 guru honorer yang menjadi PPPK dari rekrutmen terbesar sepanjang sejarah. Ini akan terus kita lakukan sampai memenuhi kebutuhan guru kita,” katanya.

Mendikbudristek Nadiem Makarim yang akrab disapa Mas Menteri berbicara soal PPPK guru saat berdialog dengan para kepala sekolah penggerak di SD Negeri 28 Pontianak Utara, Kalimantan Barat, pada Senin (24/10). Siaran pers kemendikbudristek edisi Selasa (25/10/2022) lantas memberikan penjelasan lebih detail.

Mas Menteri menekankan bahwa yang diperlukan adalah dukungan dari Pemda untuk menyampaikan usulan formasi guru PPPK. Guru honorer akan menjadi ASN PPPK jika pemerintah daerah mengizinkan ajuan formasi dari daerahnya.

Kemendikbudristek terus bekerja sama dengan Pemda dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB) agar guru honorer bisa menjadi ASN PPPK.

Guru Honorer di sekolah negeri jadi prioritas pada seleksi guru PPPK sekaligus perbaikan aturannya.

Hal tersebut merupakan upaya mengakomodasi masukan dari para guru-guru honorer, sehingga dapat menghadirkan seleksi yang semakin berkeadilan.

“Sekarang, kita prioritaskan guru-guru honorer di sekolah negeri untuk dapat diangkat di sekolah tempatnya mengabdi selama ini,” ucap Mas Menteri.

Baca Juga  Info Penting bagi Guru Honorer Setelah MenPAN-RB Jelaskan Kelulusan PPPK Guru

Formasi PPPK

Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Plt Dirjen GTK) Nunuk Suryani menjelaskan bahwa formasi ASN PPPK bagi tenaga kependidikan telah diusulkan untuk tahun 2023.

“Kami upayakan tahun depan akan diusulkan formasi ASN PPPK bagi tenaga kependidikan. Kami berkoordinasi dengan KemenPAN-RB. Tenaga kependidikan yang bisa diusulkan adalah mereka yang mempunyai jabatan fungsional seperti pustakawan, laboran, kepala laboratorium,” kata Nunuk Suryani.

Sementara Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian (Sinka) BKN, Suharmen, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan kapan jadwal seleksi PPPK 2022.

Suharmen mengatakan, instansi pusat sampai Senin, 24 Oktober 2022 baru menyelesaikan entry formasi ke SSCASN sebanyak 8 instansi dari 56 instansi yang mendapatkan formasi.

Karena proses pendataan belum tuntas, Suharmen menegaskan BKN belum bisa membuka akun SSCASN sesuai surat Dirjen GTK Kemendikbudristek tertanggal 20 Oktober 2022.

Jadwal pendaftaran seleksi PPPK 2022 sebenarnya dimulai 25 Oktober 2022 tapi belum bisa berjalan.

Faktanya masih banyak agenda yang molor sehingga memengaruhi langkah BKN untuk menentukan jadwal pasti pembukaan seleksi PPPK 2022.

“Kalau belum fixed semua enggak bisa dibuka SSCASN-nya. Jika dibuka dan ternyata ada guru honorer yang sebenarnya berhak mendapatkan formasi malah tidak dapat, bagaimana? Gelombang protes pasti akan terjadi,” tegasnya.

Dia mengimbau para honorer untuk bersabar menunggu jadwal final yang dikeluarkan Panselnas. Dia memastikan pendaftaran seleksi PPPK 2022 tetap dibuka tahun ini dan dilakukan serentak. ***

Sumber: Kemendikbudristek

Comments
Loading...